Pengaruh Ekstrakurikuler Debat Bahasa Inggris Terhadap Aktifitas di Sekolah
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Ekstrakurikuler
dan aktifitas belajar di sekolah merupakan kegiatan yang berbeda tapi memiliki
tujuan yang sama yaitu menambah ilmu bagi para siswanya. Penilitian kali ini
akan membahas pengaruh ekstrakurikuler debat bahasa inggris terhadap aktifitas
di sekolah XYZ terutama pada siswa yang duduk di kelas X, dengan adanya
ekstrakurikuler tersebbut apakah akademik siswa disekolah akan bertambah atau
tidak khususya pada pelajaran bahasa inggris. Banyak kemungkinan yang terjadi
karena pengaruh ekstrakurikuler, oleh karena itu peniliti akan meniliti
pengaruh apa yang terjadi terhadap siswa.
1.2 Tujuan Penilitan
Tujuan
utama dari penilitian ini untuk menemukan pengaruh signifikan yang terjadi
dalam aktifitas dan akedemis di kelas X bagi siswa yang mengikuti
ekstrakurikuler deba bahast inggris.
1.3 Manfaat Penilitian
Memberikan
sumbangan pemikiran bagi dalam rangka pengembangan aktifitas dan akedemis siswa di dalam atau
diluar sekolah.
1.4. Kegunaan Penelitian
Adapun manfaat penelitian ini dapat peneliti rangkum
kedalalam 2 bagian yaitu:
1.4.1 Manfaat Praktis
A. Memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka
pengembangan ilmu pendidikan terutama dikaitkan dengan hal-hal yang
mempengaruhi keberhasilan belajar anak.
B. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai sumbangan
pemikiran dalam rangka penyempurnaan konsep maupun implementasi praktek
pendidikan sebagai upaya yang strategis dalam pengembangan kualitas sumberdaya
manusia.
1.4.2 Manfaat Teoritis
A. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan
yang bermanfaat bagi guru bahasa inggris sebagai bahan evaluasi sekaligus
sebagai masukan dalam meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat
mempengaruhi secara positif terhadap aktivitas belajar siswa di kelas.
1.5 Identifikasi Masalah
Merujuk pada Latar belakang masalah di atas maka dapat di
identifikasi beberapa masalah yang berkaitan dengan latar belakang diatas :
1. Apakah ada pengaruh terhadap perstasi belajar siswa
pada mata pelajaran bahasa inggris?
2. Apakah terdapat hubungan antara kegiatan
ekstarkulikuler debat bahasa inggris pada prestasi belajar siswa?
BAB II
Tinjauan
Pustaka
2.1 Pengertian Debat Bahasa
Inggris
Kegiatan
ekstrakurikuler adalah kegiatan yang dilakukan siswa dan siswi sekolah atau
universitas, di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada
pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar sampai universitas. Kegiatan
ekstrakurikuler ditujukan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat,
dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik.
Sedangkan
debat bahasa inggris adalah kegiatan-kegiatan yang secara keseluruhan berbicara
dan menulis dengan bahasa inggris, implementasi nya selain berbicara dan
menulis adalah seperti debat selain menambah ilmu tentang debat itu sendiri,
ilmu siswa siswi dalam bercakap bahasa inggris akan meningkat. Dengan sering
nya menggunakan bahasa inggris dalam kegiatan sehari-hari nya akan menambah
percaya diri si murid dalam berbicara. Diluar sana banyak yang sudah pintar
bahasa inggris tapi tidak menemukan percaya dirinya dalam berbicara.
2.2 Pengertian Aktifitas
Siswa
A. Pengertian Aktivitas Belajar
Siswa
Aktivitas belajar
merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan perubahan
pengetahuan-pengetahuan, nilai-nilai sikap, dan keterampilan pada siswa sebagai
latihan yang dilaksanakan secara sengaja.
B. Jenis Aktivitas Belajar
Siswa
Berdasarkan pengetahuan
tentang prinsip-prinsip diatas, diharapkan kepada guru untuk dapat
mengembangkan aktivitas siswa. Diatas jenis-jenis aktivitas yang dimaksud dapat
digolongkan menjadi:
1) Visual
Activities, yaitu segala kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas
siswa dalam melihat, mengamat, dan memperhatikan.
2) Oral
Activities, yaitu aktivitas yang berhubungan dengan kemampuan siswa
dalam mengucapkan dan berfikir.
3) Listening
Aktivities, aktivitas yang berhubungan dengan kemampuan siswa dalam
berkonsentrasi menyimak pelajaran.
4) Motor
Activities, yakni segala keterampilan jasmani siswa untuk
mengekspresikan bakat yang dimilikinya.
BAB III
Metodologi
Penilitian
3.1 Sasaran, Waktu dan Lokasi Penelitian
Yang menjadi sasaran pada penelitian ini adalah siswa SMA
XYZ kelas X kota Jakarta, alasan memilih SMA XYZ kelas X kota Jakarta
dikarenakan faktor lokasi dan keadaan dimana peneliti merasa perlu melakukan
penelitian ini.
3.2 Metodologi Penelitian
Untuk menemukan pengaruh kegiatan ekstrakurikuler debat
bahasa inggris terhadap aktivitas belajar siswa kelas . Pada mata pelajaran
bahasa inggris di SMA kota Jakarta, dengan unsur pokok yang harus ditemukan
sesuai dengan butir-butir rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, maka
digunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan determinatif yaitu
dengan mencari pengaruh yang ditimbulkan oleh kegiatan ekstrakurikuler debat
bahasa inggris terhadap mata pelajaran bahasa inggris oleh siswa kelas X SMA
XYZ kota Jakarta.
3.3 Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel
3.3.1 Populasi
Populasi merupakan keseluruhan subjek sebagai sumber data
yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam suatu penelitian. Karakteristik dalam
penelitian ini adalah; (a) siswa kelas 1A, 1B dan 1C, (b) bukan siswa pindahan,
dan (c) bukan siswa tidak naik kelas. Berdasarkan karakteristik tersebut maka
jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 146 orang.
Distribusi Siswa Kelas X
Di SMA Jakarta
3.2 Metodologi Penelitian
NO
|
KELAS
|
JUMLAH SISWA
|
1
|
1A
|
49
|
2
|
1B
|
48
|
3
|
1C
|
49
|
TOTAL
|
146
|
|
3.3.2 Sampel
Untuk menetapkan besarnya jumlah sampel, peneliti akan
menggunakan Nomogran Hari King dengan tingkat kesalahan 5 %. Berdasarkan
ketentuan tersebut, diperoleh sample sebesar 51 (0,35 x 146 = 51,1 dibulatkan
menjadi 51). Untuk menentukan sample pada masing-msing kelas peneliti
menggunkan perhitungan persentase yang lebih lengkap dapat dilihat dalam tabel
berikut:
|
||||||||||||||||||||||
Keterangan =Sampel diperoleh dari hasil perkalian seperti
contoh 48 x 51: 146 = 16,77 dibulatkan menjadi 17 orang.
Teknik sampling yang akan peneliti gunakan dalam
penelitian ini adalah probability sampling maksudnya adalah “teknik yang
memberikan kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk
dipilih menjadi sample”. Selanjutnya untuk penentuan sample yang digunakan
adalah teknik sistematik random sampling. Alasannya karena peneliti mengetahui
nama atau identifikasi dari satuan-satuan individu populasi melalui daftar
hadir siswa dimasing-masing kelas.
Metode
Regresi
Kelas
|
Xi
|
Yi
|
(xi-X)
|
(yi-Y)
|
(xi-X)(yi-Y)
|
(xi-Y)2
|
(yi-Y)2
|
1A
|
49
|
17
|
-97
|
-34
|
3298
|
9409
|
1156
|
1B
|
48
|
17
|
-98
|
-34
|
3332
|
9604
|
1156
|
1C
|
49
|
17
|
-97
|
-34
|
3298
|
9409
|
1156
|
Jumlah
|
146
|
51
|
-292
|
-102
|
9928
|
28422
|
3468
|
Mean
Xi = 48.7
Yi = 5.7
Persamaan
umum regresi linier
Y=
a + bX
Cari
Nilai
b
= (xi-X)(yi-Y) =
9928 = 0.3493068
(xi-X)2 28422
Sehingga
nilai a = 5.7 – 0.34(3) = 4.5
Maka
y= 4.5+0.3493068(x)
Dari
hasil diatas menunjukkan bahwa H(0) bahwa ekstrakurikuler debat bahasa inggris
memberikan pengaruh terhadap aktifitas siswa disekolah
BAB IV
Penutup
4.1 Kesimpulan
Dari
perhitungan diatas menggunakan pengambilan random sampling teknik regresi mendapatkan H(0) maka pengaruh
debat bahasa inggris berpengaruh pada aktifitas siswa disekolah, dengan begitu
seluruh siswa harus nya berpartisipasi dalam ekstrakurikuler tersebut karena
memberikan pengaruh yang baik dalam aktifitas disekolah
4.2 Saran
Semoga
dari penilitian sederhana ini dapat dikembangkan lagi bagi penulis atau
pembaca, bila terjadi kesalahan mohon dibenarkan dan diinformasikan lagi supaya
pembenarannya dapat mengerti bagi pembaca atau penulis sebelumnya.