Teori
Evolusi Darwin
Dari beberapa artikel yang telah saya
baca, Teori Evolusi dan Seleksi Alam Charles Darwin menyatakan bahwa, manusia
berasal dari proses evolusi berjuta-juta tahun yang hanya mempunyai satu atau
beberapa nenek moyang saja. Lebih lanjut dalam bukunya yang berjudul “The
Origin Of Species”( Asal-usul Jenis Hewan) Beliau mengutarakan bahwa adanya
perubahan-perubahan yang terjadi pada setiap individu organisme membuktikan
terjadinya perubahan evolusi. Dalam perkembanganya, organisme telah mengalami
fase seleksi alam yang mengharuskan organisme tersebut menyesuaikan diri dengan
keadaan lingkunganya untuk bertahan hidup. Pada fase seleksi alam inilah
terjadi proses mutasi organisme yang dianggap menguntungkan dapat menghasilkan
terciptanya perubahan bentuk spesies baru yang bervariasi dan kompleks.
Menurut saya Teori Evolusi Darwin ini
masih sangat lemah terlebih terbukti dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa “kemiripan antar kelompok organisme
menunjukkan adanya keterkaitan dalam perubahan evolusioner, namun belum ada
suatu penelitian bahkan sebuah penjelasan yang mendetail tentang bagaimana
proses evolusi itu terjadi.” ( Evolusi and Natural Selection,http://www.globalchange.umich.edu/globalchange1/current/lectures/selection/selection.html).
Teori evolusi juga mengatakan bahwa primata kera
yang ada saat ini berbeda dengan primata hidup pada zaman dahulu, sehingga
tidak bisa disamakanya hasil DNA yang dimiliki kera zaman sekarang dengan DNA
manusia. Kini yang menjadi pertanyaan adalah, apakah sudah ada penelitian pada
primata kera yang dimaksudkan tersebut yang menunjukkan keterkaitan dan proses berevolusinya menjadi manusia ?
Dalam teori evolusi digambarkan bahwa,
proses mutasi menguntungkan yang terjadi pada saat seleksi alam adalah proses
terciptanya perubahan species dalam bentuk varian baru (
The Origin Of Species ). Teori dimentahkan dengan pernyataan yang
mengatakan, “ ilmuwan telah menunjukkan
bahwa mutasi yang menguntungkan tidak terjadi untuk menhasilkan varian gen yang
meningkatkan kemungkinan suatu organisme
untuk bertaan hidup dalam lingkungan tertentu.” ( Examples of Beneficial
Mutations and Natural Selection, from The Evolution Evidence Page ).
Dari pembahasan ini dapat disimpulkan
bahwa saya tidak setuju apabila Teori Evolusi dan Seleksi Alam ini dianggap
benar. Hal ini disebabkan masih kurang sempurnanya penjelasan yang diberikan
tehadap teori ini sehingga masih banyak pertanyaan yang belum bisa terjawab
berdasarkan teori tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar